Artikel Implant Gigi
User Rating: / 2
PoorBest 

Masyarakat pada saat ini makin menyadari akan pentingnya gigi geligi. Gigi geligi adalah adalah bagian dari organ tubuh yang sama pentingnya dengan bagian tubuh yang lain. Gigi yang sakit akan menurunkan kualitas kerja, gigi yang hilang akan mengganggu penampilan, kepercayaan diri dan fungsi pengunyahan.  Gigi yang hilang bisa disebabkan oleh berbagai hal antara lain, kecelakaan, penyakit gigi, gusi, proses penuaan, dsb. Apapun alasannya gigi yang telah hilang bila tidak segera digantikan akan menyebabkan masalah baru dalam kesehatan gigi antara lain, gigi di sekitarnya daerah yang ompong akan bergerak perlahan mengisi daerah yang kosong sehingga posisi gigi tidak lagi baik, sehingga pada akhirnya gigi tersebut akhirnya mengalami kegoyangan dan tidak dapat dipertahankan lagi.

Perkembangan teknologi kedokteran gigi telah membantu banyak orang dalam penggantian gigi geligi yang hilang ini. Salah satunya adalah IMPLAN GIGI.

Apa itu Implan gigi?

Implan gigi adalah akar gigi tiruan yang berfungsi menggantikan akar gigi asli yang telah hilang. Akar gigi tiruan ini adalah logam titanium yang ditanamkan ke dalam tulang rahang. Bila sudah terjadi penyatuan yang sempurna, di atas logam tersebut dibuatkan mahkota gigi tiruannya. Karenanya gigi tiruan ini akan berfungsi amat mirip dengan gigi asli.

Siapa saja yang dapat menggunakan Implan gigi?

Semua orang dewasa yang kehilangan satu gigi, banyak gigi bahkan pada kehilangan semua gigi dapat menggunakan implan gigi. Pada anak-anak dimana pertumbuhan tulang belum selesai, pada orang dengan kondisi kesehatan sistemik yang kurang baik dan kondisi kesehatan mulut yang kurang sehat, merokok, peminum alkohol atau mempunyai kebiasaan buruk lainnya seperti mengerot-ngerot gigi (bruxism) merupakan kontra indikasi atau tidak disarankan.

Berapa lama implan gigi ini akan bertahan?

Lamanya implan gigi bertahan dalam mulut bergantung pada seberapa baik anda menjaga dengan kesehatan gigi anda. Apabila kebersihan mulut selalu dijaga dengan baik dan rutin pemeriksaan gigi klinik gigi, implan gigi anda akan dapat bertahan lama bahkan seumur hidup. Bila bagian mahkota giginya yang pecah bisa dilakukan penggantian hanya bagian mahkotanya saja. Permintaan yang cukup tinggi akan pemasangan implan ini menunjukkan keberhasilan cukup tinggi.

Apakah ada reaksi penolakan tubuh terhadap Implan gigi?

Bahan utama implan gigi adalah titanium dan mahkota gigi adalah bahan porselain yang merupakan bahan yang kuat dan dapat diterima oleh tubuh (biocompatible) serta jarang sekali terjadi reaksi alergi.

Bagaimana prosedurnya?

Pertama kali akan dilakukan evaluasi tentang kualitas dan kuantitas tulang rahang baik secara klinis maupun radiologis (Panoramik X-ray dan CT Scan Dental). Hal ini dibutuhkan untuk mendapatkan kondisi yang akurat mengenai ketebalan tulang rahang, seberapa jauh dengan organ lainnya seperti (sinus maksila, kanalis mandibula, dst). Setelah itu dibuat perencanaan dalam pemasangan implan giginya. Apakah diperlukan penambahan tulang (bone grafting) atau pengangkatan mukosa sinus (sinus lifting) ataukah akan diperlukan penambahan mukosa (connective tissue grafting), dst sebelum implan gigi dipasang.

Berapa lama prosesnya?

Dimulai dari dipasangkan implan gigi sampai selesai restorasi gigi (mahkota giginya) akan bervariasi pada tiap orang berdasarkan evaluasi perencanaan. Pada pemasangan implan gigi sederhana diperlukan waktu sekitar 4-5 bulan, namun bila dengan bone grafting kurang lebih antara 6-9 bulan.

Apakah akan ada rasa sakit pada waktu pemasangan?

Prosedur pemasangan implan gigi diperlukan pembedahan sederhana. Pada penanganan kasus sederhana dapat dilakukan di poliklinik dalam waktu 1-2 jam dengan anastesi lokal, sehingga pasien tidak akan merasa sakit. Untuk kasus yang lebih kompleks dapat dilakukan di kamar operasi untuk meningkatkan kenyamanan pasien.

Apakah risiko dan komplikasi yang mungkin timbul dari pemasangan implan gigi?

Risiko dan komplikasi pemasangan implan adalah minimal bila dilakukan dengan perencanaan yang baik dan tepat. Dalam keadaan normal rasa sakit yang ringan dan pembengkakan biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Namun pada penderita Diabetes, bisa saja terjadi penyembuhan luka yang lama dan resiko infeksi menjadi lebih tinggi. Oleh karenanya pemasangan implan gigi ini tidak dianjurkan pada penderita Diabetes. Pada perokok dan pasien yang kurang memperhatikan kebersihan mulut risiko infeksi juga akan lebih tinggi. Bila infeksi berlanjut kemungkinan terburuk adalah lepasnya implan gigi.

Berapa biaya yang dibutuhkan untuk pemasangan implan gigi?

Biaya pemasangan implan gigi bergantung pada kasusnya masing-masing berdasarkan jumlah implan, prosedur  tambahan lainnya yang diperlukan sesuai indikasinya. Untuk informasi lebih jauh dapat ditanyakan langsung pada klinik pelayanan RS.

Add comment


Security code
Refresh

Bagikan ini

By A Web Design

RUMAH SAKIT SANTO BORROMEUS Jln. Ir. H. Juanda No. 100 Bandung 40132 Tel. 022-2552000 Fax. 022-2504235 email: sekretariat@rsborromeus.com www.rsborromeus.com